Bersiap dengan Resiko

Alih alih engkau menghargai pengorbanan mereka. Engkau malah menghinakan mereka.

Tak tahukah engkau?

Ketika mereka menyatakan bersedia menikah denganmu, sebenarnya mereka tahu dan bersiap meninggalkan surganya menuju sarang serigala (seperti mu). Mereka sudah siap ketika harus engkau caci maki setiap hari karena kekesalan yang kau bawa dari tempat kerja. Mereka sudah siap menjadi bola yang selalu engkau tendang kesana kemari. Mereka sudah siap menuruti segala kemauan anehmu.

Siap menahan lapar disaat engkau berpesta dengan teman mu. Siap menjadi pekerja yang bahkan tidak pernah engkau bayar untuk itu.

Mereka siap melayanimu seakan engkau adalah rajanya, bahkan engkau malah mengaku sebagai tuhannya. Mereka siap menderita jika engkau tidak mampu memberi nafkah. Mereka siap membesarkan anak-anakmu yang mungkin engkau akan tinggalkan. Bahkan mereka siap menahan kesakitan-kesakitan yang sudah mereka dengar dan saksikan dari orang tua dan kerabat mereka. Kesakitan saat engkau menyentuh mereka. Kesakitan saat mengandung anakmu. Kesakitan saat melahirkan anak-anakmu. Bahkan kesakitan tak berujung, kesakitan hati karena kekecewaan atas mu dari janji-janji kosong yang pernah engkau ucapkan.

Sungguh mereka tidak mengenalmu dengan sesunggunya, tetapi mereka mengambil resiko dengan menerima pinanganmu, hanya demi dirimu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: