Pertanyaan Anak SMP

Berikut adalah sedikit imaginasi dari penulis mengenai anak SMP dengan pembimbingnya. Mungkin lebih cocok untuk SMP internasional kali. Dan mungkin ini adalah beberapa pertanyaan mendasar yang coba dikuak, yang selama ini mungkin sudah terkuak bagi sebagian orang. Sesuai dengan judulnya, maka pertanyaan ini dan jawabannya ringan-ringan saja, mengenai sumber literasi bisa dicari sendiri…

Kenapa kok dipilih SMP, kok gak SD, karena emang usia baligh (khususnya laki-laki) biasanya di SMP (maks 15 th qomariah) walaupun untuk wanita lebih dini. Tapi gak masalah wong namanya judul, jadi dilarang protes euy. Kalau memang jawabannya dari sang guru berafiliasi ke madzhab tertentu ya dimaklumi aje ye… G = Guru, M= murid, dan murid ini bisa bergantian yang bertanya/menjawab, biar tak ribet di nama, digeneralisasi aja semua murid namanya M.

Chapter 1

Adakah Tuhan

M : Guru, apakah tuhan itu ada?

G : Menurut kalian bagaimana? Ada yang mau menjawab?

M : Ada pak.

G : Buktinya apa?

M : kalau tak ada tuhan, maka semua ini tak akan ada. Dia lah pencipta segala sesuatu.

M : Terus pencipta tuhan siapa

M : gak ada. Dia ada dengan sendirinya.

M : Apa itu mungkin? Kalau semua diciptakan, sedang tuhan diciptakan siapa, apa bapaknya Tuhan, terus bapaknya diciptakan siapa? Kakeknya? Kakek-kakeknya, dst.

M : (bingung)

G : Gimana ada yang bisa jawab?

M : Emang begitu jawabnya pak? Kalau tak salah surat al ikhlas juga ada tuh, bahwa Tuhan tidak diperanakkan (di lahirkan oleh yang lain)

M : Ya setuju pak… (tepuk tangan)

M : Eh yang gak percaya Tuhan bisa dicap kafir lho… nanti masuk neraka…

M : Iya ati-ati, kate engkong gue juga begitu, ati-ati lho bahas masalah Tuhan. Percaya aja deh yang dikatain tadi, gak usah banyak tanya.

M : (terdiam)

G : Jangan memojokkan begitu, tak baik. Tapi pertanyaan temen mu tadi perla dibahas juga biar tak ada ganjalan., tak apa-apa sedikit membahas masalah Tuhan, ini diskusi bebas. Dan jangan saling mengancam dengan ini dan itu ya. Kita semua teman, yang kita bahas disini. Memang ada batas mengenai pengenalan Tuhan sesuai dengan adanya batas atas akal manusia. Tapi pertanyaan temanmu tadi masih dalam batas wajar, gak usah dipermasalahkan. Sekarang bapak yang tanya, biar semua berpikir. Jadi, mungkinkah ada sesuatu (tuhan) yang ada tanpa diadakan oleh sesuatu / sebab yang lain?

M : Bingung pak, maksudnya gimana?

M : (terdiam)

G : Mungkinkah tuhan ada tanpa dilahirkan/diadakan?

M : (bengong, ada yang garuk kepala, ada yg lepas sepatu, ada yg mematung)

M : Bingung pak… gak tahu…

M : Di surat al ikhlas kan sudah jelas tidak mungkin, kok masih ditanya lagi?

M : Setuju pak (tepuk tangan)….

M : (bergemuruh)

G : Sekarang saya tanya, mana yang lebih dulu ada, tuhan atau quran (surat al ikhlas)?

M : TUHAAAAAN

M : ??? (gak mau terjebak pertanyaan guru)

G : Nah kalau lebih dulu tuhan, kenapa membuktikan tuhan dengan al quran? Kenapa kok harus percaya dulu sama ciptaan tuhan (al quran) untuk membuktikan keberadaan Tuhan? Kenapa kok harus percaya quran dulu, untuk mempercayai yang membuat quran?

M : ???

M : Iyah, yah, pusing.

M : Makin ruwet nih…

M : (senyap)

M : Nyerah pak, gimana yang betul?????

G : Pikir dulu deh, barang kali ada yang bisa menjawab.

M : (hening beberapa saat, saling kasak-kusuk diskusi sendiri, saling berbantah-bantahan).

M : Bapak aja deh yang jawab, nyerah…

M : Iya pak, atau kasih petunjuk aja.

G : Tadi yang kalian bicarakan adalah membuktikan keberadaan tuhan dari argumen sebab akibat, atau dalam bahasa arab disebut tasalsul. Yaitu tuhan ada, karena dia adalah yang menyebabkan terjadinya atau menciptakan segala sesuatu.

M : Iyah pak, betul.

G : Ketika ditanya apakah ada yang menyebabkan terciptanya tuhan, kalian semua bingung?

M : Tepat, cocok.

G : Apakah dalil sebab akibat itu berlaku untuk semua hal?

M : (bingung, terdiam)

G : Coba lihat sekeliling, apakah semua yang kita lihat ini ada sebab keberadaanya.

M : Betul pak

M: Bunga dari bijih

M: Hewan dilahirkan induknya

M : Hujan setelah terjadi awan, penguapan, kemudian dibawa angin, menyangkut gunung, jadi hujan deh…

M : Ha ha ha ha….

M : Huuuuu

G : Sekarang saya tanya lagi, apakah dalil sebab akibat itu berlaku mutlak?

M : Ya, betul…

M : Gak tahu…

G : Apakah dalil sebab akibat juga berlaku pada tuhan?

M : ????

M : Kalau tuhan juga harus dikenai dalil sebab akibat, maka siapa yang menciptakan tuhan?

M : ???

G : Gini anak-anak, kalau pada tuhan berlaku juga dalil sebab akibat, maka tidak akan ada sesuatu. Kalau semua hal di alam ini di kenai sebab akibat (termasuk tuhan) meskipun hingga sebab tak berhingga, maka kita tak dapat melihat alam ini, termasuk diri kita ini tak akan ada.

M : Bingung pak, kasih contoh aja.

G : Misalnya begini, jika saya suruh kalian berdiri, dengan syarat ada teman kalian yang harus berdiri, maka tidak akan ada yang berdiri.

G : Silahkan berdiri, tetapi tunggu ada teman kalian yang berdiri dulu!!!

M : (saling menunggu)

G : Adakah yang berdiri?

M : Tidak pak!

G : kenapa?

M : Katanya boleh berdiri, asal ada teman yang berdiri dulu…

M : Iya pak, betul…

G : Nah kan…

G : Kalau tak ada yang berdiri lebih dahulu, maka tidak akan ada yang berdiri kan? Begitu juga tuhan, kalau tidak ada zat yang mengawali segala sesuatu, maka tidak akan ada sesuatu yang kita lihat saat ini, termasuk saya…

M : paham pak…

M : sepakat

G : Nah itulah yang dinamakan wajibul wujud. Atau zat yang wajib ada. Dan sebagian orang menyebutnya sebagai causa prima.

G : Ada juga dalil-dalil atau cara pembuktian mengenai tuhan, misalnya dalil keteraturan alam semesta ini, dalil kesatuan tujuan, dll. Tetapi untuk kali ini saya pikir cukup sampai disini dulu, biar tak tambah pusing. Sambil kalian pikirkan di rumah, barangkali masih ada yang mengganjal tentang masalah ini dan kita bisa bahas lain kali. Oke anak-anak. Sekarang waktunya istirahat…

M : Ya paaaaak

M : Horee….

G : Jangan lupa ya dipikirkan dulu…. kapan-kapan kita bahas mengenai wajibul wujud itu sendiri…

M : Baik paak…

5 Responses to “Pertanyaan Anak SMP”

  1. dr.saidi Says:

    metode nya bagus tuh………………….., agar dapat trs di aktualisasikan bagi para guru

  2. ebayy^_^ Says:

    hebat klo anak SMP dah bisa tanya kae gini, saya aja yang tinggal baca doang bingung, harus berulang-ulang bacanya itu pun ngga langsung ngerti, hehehehe… dasar lemot nih.

  3. Mohon ijin untuk memuat seri tanya jawab ini di buletin yang kami buat.

    (pengurus HMI Cabang Surakarta Komisariat Fakultas Hukum UNS)
    http://www.hmibecak.co.nr

  4. Ijin diberikan, tapi mohon jangan sampai merubah konteks yang bisa melenceng dari point yang ingin disampaikan, karena kami tidak bisa mengoreksi buletin tersebut (tidak diberi copy). Dan kami percaya anda mampu menjaga amanat tersebut.

  5. Insya Allah tidak akan merubah satu huruf pun. Mohon doanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: